Standar Tekanan Darah Normal

Standar tekanan darah normal nilainya harus diketahui oleh setiap orang. Pasalnya, jika tekanan darah berada di bawah atau diatas standar normalnya maka akan sangat mengganggu dan bisa berbahaya bagi kesehatan. Apalagi jika tubuh mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi, maka ini bisa berbahaya karena penyakit yang satu ini disebut juga sebagai silent killer.
Klasifikasi Tekanan Darah: Pada Saat Inilah Tekanan Darah Dikatakan Normal
Untuk mengetahui apakah tekanan darah yang kita alami sedang dalam kondisi normal, tinggi, atau rendah. Maka ada patokan atau standar yang bisa dijadikan sebagai acuan. Dengan mengetahui nilai dari masing-masing kategori tekanan darah, maka hal ini akan membantu untuk mendeteksi gejala dini apabila tekanan darah sedang tidak normal. Lalu seperti apakah klasifikasinya?
Kategori Tekanan Darah | Tekanan Darah Sistolik (mmHg) | Tekanan Darah Diastolik (mmHg) |
Tekanan Darah Rendah (Hipotensi) | Kurang dari 100 | Kurang dari 80 |
Tekanan Darah Normal | Kurang Dari 130 | Kurang dari 85 |
Tekanan Darah Normal Tinggi | 130 – 139 | 85 – 89 |
Hipertensi | ||
Hipertensi Ringan (Stadium 1) | 140 – 159 | 90 – 99 |
Hipertensi Sedang (Stadium 2) | 160 – 179 | 100 – 109 |
Hipertensi Berat (Stadium 3) | 180 – 209 | 110 – 119 |
Hipertensi Maligna (Stadium 4) | Lebih besar dari 210 | Lebih besar dari 120 |
Berdasarkan klasifikasi diatas, dapat diketahui bahwa standar tekanan darah normal berada pada angka sistolik kurang dari 130 mmHg dan diastolik kurang dari 85 mmHg. Bagi yang belum tahu, sistolik itu adalah sebuah istilah pada saat tekanan darah sedang kontraksi atau menguncup. Sementara diastolik merupakan kondisi tekanan darah dimana sedang relaksasi atau mengendur kembali.
Untuk mengetahui nilai tekanan darah ini, biasanya digunakan alat pengukuran yang bernama tensimeter. Dalam istilah medis, penyebutan nilai tekanan darah biasanya menggunakan angka sistolik per angka diastolik. Misalnya jika tekanan darah 120/80, maka itu artinya tekanan darahnya normal karena tekanan darah sistolik nilainya 120 mmHg dan tekanan darah diastolik 80 mmHg.
Baca juga: Bahaya Diabetes Dapat Memicu Komplikasi
Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Darah
Setelah mengetahui nilai tekanan darah normal dan juga klasifikasi tekanan darah yang lainnya. Mungkin ada yang bertanya, memangnya hal apa saja yang bisa mempengaruhi tekanan darah pada seseorang? Hal ini penting untuk diketahui agar untuk menurunkan resiko terjadinya tekanan darah rendah ataupun tekanan darah tinggi. Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhinya.
1. Usia
Semakin bertambah usia, resiko terkena hipertensi akan semakin besar. Bahkan dafi penelitian disebutkan bahwa usia diatas 20 tahun saja sudah beresiko terkena penyakit tekanan darah tinggi.
2. Jenis Kelamin
Dilihat dari jenis kelaminnya, wanita memiliki resiko terkena hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.
3. Keturunan atau Genetika
Faktor keturunan sangat mempengaruhi tekanan darah pada seseorang. Jika kedua orangtua memiliki riwayat hipertensi maka anak-anaknya juga cenderung akan terkena hal yang sama.
4. Aktivitas Fisik
Seseorang yang rajin melakukan olahraga secara rutin tekanan darahnya akan tetap terjaga. Namun jika kurang gerak, maka resiko terkena hipertensi akan semakin tinggi.
5. Berat Badan
Berat badan yang terlalu gemuk atau obesitas dapat memicu terjadinya hipertensi. Jadi penting sekali untuk menjaga berat badan agar tetap ideal.
6. Pola Makan Tidak Sehat
Jika pola makan tidak terjaga khususnya saat kurang mengkonsumsi sayuran hijau, maka biasanya akan cenderung terkena hipotensi atau tekanan darah rendah.
7. Gaya Hidup
Konsumsi alkohol, merokok, dan konsumsi kafein dapat meningkatkan resiko terkena hipertensi.
Setelah membaca penjelasan diatas, tentunya sudah tak bingung lagi jika ada yang bertanya mengenai standar tekanan darah normal. Angka tersebut bisa dijadikan patokan terhadap kondisi tekanan darah seseorang. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin agar bisa ketahuan jika tekanan darah mengalami penurunan ataupun kenaikan. Selain itu, jaga juga pola hidup sehat agar tekanan darah bisa tetap normal sesuai dengan yang diinginkan.
Referensi:
- https://eprints.umm.ac.id/41476/3/BAB%20II.pdf
- https://dinkes.kulonprogokab.go.id/detil/20/periksa-tekanan-darah-anda-secara-teratur
- http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/mat/article/download/1260/937