Health

Malaria : Definisi, Gejala, dan Cara Pencegahannya yang dapat dilakukan

Malaria

Setiap tanggal 25 April diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia. Pemberantasan malaria menjadi salah satu komitmen global pada SDGs yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mengupayakan kesejahteraan bagi semua orang. Sama halnya dengan Demam Berdarah Dengue, penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk. Namun, nyamuk yang menjadi penular pada penyakit ini adalah nyamuk Anopheles.  Apakah malaria berbahaya? Dan bagaimana cara mencegahnya? Selengkapnya dapat dilihat pada penjelasan berikut ini.

Definisi
Malaria adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh plasmodium melalui nyamuk Anopheles betina1. Plasmodium yang terbawa melalui gigitan nyamuk akan berkembang biak di dalam sel darah merah manusia. Penyakit ini tidak mengenal usia maupun jenis kelamin, perempuan maupun laki-laki dan anak-anak maupun orang dewasa berpeluang terkena penyakit ini.

Cara Penularan Malaria
Cara penularannya yaitu melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dan beberapa ada yang melalui transfuse darah. Diawali dengan nyamuk yang menggigit seseorang dan kemudian menghisap darah. Darah yang dihisap oleh nyamuk memiliki malaria sehingga beberapa parasit dalam darah tersedot oleh nyamuk. Kemudian parasit tersebut berkembang biak di dalam nyamuk. Setelah 10 -14 hari parasit matang dan siap untuk diteruskan kepada orang lain sehingga jika nyamuk menggigit orang yang sehat maka parasit tersebut masuk ke dalam tubuh orang sehat melalui aliran darah. Parasit yang diangkut dalam aliran darah dibawa menuju ke hati yang mana parasit tersebut berkembang biak dan kembali memasuki aliran darah. Parasit malaria dapat berkembang biak 10 kali setiap 2 hari. Parasit tersebut akan menghancurkan sel darah merah dan menginfeksi sel-sel baru di seluruh tubuh2.

Gejala
Seseorang yang terkena penyakit malaria akan menunjukkan gejala sekitar satu minggu hingga beberapa bulan setelah infeksi, namun biasanya gejala timbul dalam 7-21 hari setelah infeksi. Gejala yang timbul seperti demam, menggigil, nyeri pada persendian, sakit kepala, tidak nafsu makan, diare, mual, dan muntah1,3. Jika seseorang menunjukkan gejala klinis tersebut maka harus segera menjalani tes laboratorium untuk memastikan apakah status malaria nya postif atau tidak.

Cara Mencegah 
Pencegahannya yaitu dengan memberantas nyamuk dan melindungi diri dari nyamuk terutama nyamuk Anopheles. Berikut ini adalah cara sederhana untuk mencegah berkembangnya nyamuk3:

  • Mengurangi area genangan air tempat nyamuk berkembang biak
  • Menggunakan kelambu untuk membantu mencegah gigitan nyamuk
  • Menyemprotkan dalam rumah terutama ruangan-ruangan yang banyak sela-sela dengan insektisida untuk membunuh nyamuk ketika datang.
Tags : penyakit tidak menularPTM
Mia Muthiasari

The author Mia Muthiasari

Lulusan Gizi - Universitas Indonesia. Content Writer Coordinator di Sadkes.net

Tinggalkan Komentar di sini