close
Health

Diabetes Melitus : Jenis, Gejala, Dampaknya bagi Kesehatan

Diabetes Melitus-1

Diabetes melitus atau penyakit gula merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi di masyarakat. Menurut Riskesdas (2013) sebanyak 6.9% masyarakat Indonesia yang berusia 15 tahun keatas mengalami diabetes melitus1. Seseorang yang mengalami diabetes dengan tingkat keparahan yang tinggi dapat berujung pada kematian. Oleh karena itu, perlu Anda waspadai agar Anda dan keluarga Anda tidak mengalami diabetes. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai diabetes, apa penyebab dan gejala dari diabetes, dan bagaimana cara mencegahnya Anda dapat lihat penjelasan dibawah ini.

Definisi Diabetes Melitus

Diabetes melitus yang disingkat DM adalah penyakit menahun yang terjadi karena gangguan metabolik akibat insulin yang diproduksi tidak mencukupi atau tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara efektif2. Insulin itu sendiri adalah hormon yang mengatur keseimbangan kadar gula darah dalam tubuh dan insulin diproduksi di pankreas. Jika insulin tidak cukup untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah maka konsentrasi glukosa dalam darah akan meningkat atau hiperglikemia. Hiperglikemia jika terjadi secara kronis akan berdampak pada kerusakan jangka panjang dan disfungsi organ-organ tubuh terutama pada mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah3. Hal inilah yang menjadikan diabetes melitus adalah penyakit yang disebut ‘silent killer’.

Jenis dan Penyebab Diabetes Miletus

Secara umum, diabetes memiliki tiga jenis yaitu diabetes melitus tipe 1 (DM 1), diabetes melitus tipe 2 (DM 2), dan diabetes gestasional.

  • DM 1 merupakan jenis diabetes yang disebut sebagai diabetes tergantung insulin. Diabetes ini terjadi karena adanya kerusakan sel beta pankreas yang terjadi akibat autoimun atau idiopati3. Diabetes jenis ini disebabkan oleh faktor genetik atau virus. DM 1 biasanya terjadi pada anak-anak dan remaja.
  • DM 2 biasa disebut diabetes tidak tergantung insulin2. Diabetes jenis ini terjadi pada orangtua, namun semakin berjalannya waktu DM 2 juga terjadi pada remaja. Sebagian besar orang dengan DM 2 mengalami obesitas3. Orang yang obesitas akan memiliki kadar lemak di dalam tubuh yang tinggi sehingga insulin tidak dapat bekerja secara optimal karena sensitivitas reseptor terhadap insulin berkurang (adanya retensi insulin). Selain obesitas, penyebab lainnya dari DM 2 diantaranya faktor genetik (keturunan), merokok, dan pola hidup yang tidak sehat.
  • Diabetes gestasional didefinisikan sebagai adanya peningkatan kadar gula darah dalam darah yang ditemukan pertama kali selama kehamilan, namun sebagian besar diabetes jenis ini sembuh dengan sendirinya melalui persalinan3. Diabetes ini disebabkan karena beberapa hormon yang dihasilkan oleh plasenta untuk membantu tumbuh kembang janin dapat menghambat kerja insulin untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah4.
Gejala Diabetes Melitus

Penyakit diabetes melitus memiliki gejala utama yang disebut dengan 3 Poli, yaitu Poliuria (sering buang air kecil), polifagia (sering merasa haus), dan polidipsia (sering merasa lapar). Selain tiga poli tersebut ada gejala lain dari diabetes5 yaitu:

  • Turunnya berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Sering cepat lelah
  • Kulit terasa kering dan gatal
  • Penglihatan kabur
  • Penyembuhan luka yang lambat
Cara Mencegah Diabetes Melitus

Agar dapat menikmati masa tua dengan senang dan bahagia serta jauh dari penyakit terutama penyakit diabetes melitus, Anda dapat mencegahnya dengan beberapa hal berikut ini6, diantaranya:

  • Makan makanan yang memiliki kandungan gizi tinggi, konsumsi makanan yang sehat dapat membuat Anda dapat menjaga kadar gula dalam darah. Agar kadar gula tidak meningkat secara cepat maka kurangi makanan yang mengandung karbohidrat karena sumber karbohidrat merupakan salah satu makanan yang memiliki kandungan gula sederhana yang cepat diserap dalam tubuh
  • Tidak merokok
  • Menjaga BB ideal, seseorang yang obesitas akan berisiko tinggi mengalami diabetes tipe 2.
  • Melakukan olahraga rutin

Referensi

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI. 2013. Riskesdas 2013. Jakarta: Kemenkes RI
Pusat data dan Informasi Kemenkes RI. 2014. Infodatin: Situasi dan Analisis Diabetes. Jakarta : Kemenkes RI

Tags : Diabetespenyakit tidak menularPTM
Mia Muthiasari

The author Mia Muthiasari

Lulusan Gizi - Universitas Indonesia. Content Writer Coordinator di Sadkes.net

Tinggalkan Komentar di sini