Health

Rontgen: Bahayakah Bila Sering Rontgen?

Sering Rontgen

Rontgen. Apakah anda salah satu orang yang sering melaksanakan Rontgen? Hal ini umumnya dialami oleh pencari kerja. Sebagai salah satu syarat untuk diterima di sebuah perusahaan maka calon karyawan diminta untuk melakukan Medical Check Up dan salah satu aspek pemeriksaan dengan dilakukan rontgen. Rupanya calon karyawan ini sudah melakukan Medical Check Up seminggu sebelumnya di klinik/rumah sakit lain sebagai syarat kesehatan di perusahaan lain (kebetulan apply di beberapa perusahaan). Nah, Apakah hal ini berbahaya?

Mengapa Harus Ada Medical Check Up Saat Akan Tes Masuk Kerja?

Sebelumnya harus kita pahami bahwa pelaksanaan Medical Check Up memiliki dasar hukum seperti yang telah di ulas pada tulisan sebelumnya. Sehingga perusahaan memang berhak mempersyaratkan MCU pada calon karyawannya sebagai bentuk identifikasi dan pencegahan risiko yang lebih besar nantinya. Dengan adanya MCU ini maka perusahaan akan mempertimbangkan kesesuaian kesehatan karyawan pada jenis pekerjaannya. Misalnya saja ada karyawan yang memiliki buta warna, maka sangat tidak diperbolehkan jika karyawan tersebut ditempatkan pada bagian yang berhubungan dengan panel-panel yang ada unsur warna. Karena salah pencet tombol karena tidak tahu warna akibatnya bisa fatal dan berbagai pertimbangan lainnya.

Batas Aman Paparan Radiasi yang Perlu Diketahui

Rontgen menurut KBBI adalah alat potret untuk mengambil gambar bagian dalam tubuh sebagai penunjang dalam mendiagnosis suatu penyakit dengan menggunakan bantuan sinar-X. Atau dengan kata lain untuk memperoleh citra obyek tubuh yang diperiksa. Sinar-X yang digunakan tentunya merupakan sinar yang dapat menyebabkan radiasi. Namun, jika melihat manfaatnya ini sangatlah banyak.

Pada dasarnya dosis radiasi x-ray pada Medical Check Up relative kecil sehingga aman bila diperlukan pengulangan pemeriksaan. Namun, untuk ibu hamil kami sarankan untuk meminimalisir tanpa ada rujukan dari dokter. Sebagai gambaran setiap kali pengecekkan kesehatan dengan rontgen yaitu 50-100 µ Sv. Sementara batas aman per tahun adalah 1000 µ Sv. Artinya dalam setahun maksimal 10 kali dalam setahun untuk pelaksanaan rontgen. Namun kami tetap menyarankan agar meminimalisir pelaksanaan rontgen kecuali ada indikasi medis.  Berikut kami lampirkan sumber paparan radiasi dan dosisinya.

Dosis Radiasi (Sumber: Batan)
Dosis Radiasi (Sumber: Batan)

Coba Cara Ini untuk Meminimalisir Pengulangan Rontgen dalam Waktu Dekat

Strategi yang bisa anda lakukan, jika anda merupakan seorang pencari kerja yang kerap di minta untuk rontgen adalah dengan investasi pelaksanaan mandiri di rumah sakit terpercaya. Nah, saat di klinik dimana anda diminta untuk melakukan rontgen anda bisa menyampaikan agar bisa menggunakan hasil pemeriksaan mandiri yang telah anda lakukan sebelumnya di rumah sakit mengingat dalam waktu dekat anda telah melakukannya. Syukur-syukur dengan pertimbangan dokter klinik tersebut bisa digunakan. Untuk harga pelaksanaan rontgen sendiri bervariasi, mulai dari IDR 60.000 sampai dengan IDR 300.000 tergantung tempat dan jenisnya.

 

Tags : Medical Check Uprontgen
Noviaji Joko Priono

The author Noviaji Joko Priono

Alumni kesehatan lingkungan dari Universitas Indonesia. Setelah lulus S1, dia bekerja sebagai seorang HSE di sebuah perusahaan otomotif. Sekarang Joko sedang menempuh studi Magister di Universitas Indonesia pada bidang Keselamatan & Kesehatan Kerja.

Tinggalkan Komentar di sini