Health

Sarapan Sehat : Definisi dan Manfaatnya bagi Tubuh Kita

sarapan sehat

Sarapan sehat. Apa itu sarapan sehat?  Pagi hari adalah waktu yang penting untuk memulai aktivitas harian Anda. Namun, apakah Anda sadar bahwa seringkali Anda melewatkan kegiatan yang satu ini, Sarapan. Sebagian orang memang beranggapan bahwa tidak sarapan adalah hal yang wajar karena berbagai alasan, seperti sibuk, tidak sempat, malas, tidak biasa sarapan, dan makanan yang itu-itu saja untuk disantap. Akan tetapi, apakah Anda tahu bahwa sarapan merupakan salah satu waktu makan terpenting untuk memulai aktivitas harian Anda?

Ketika Anda tidur, tubuh tetap melakukan proses metabolisme untuk menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan digunakan oleh tubuh untuk menjalankan organ-organ yang ada didalamnya sesuai dengan fungsinya masing-masing. Proses metabolisme tersebut diperoleh dari makanan sebelumnya, yaitu ketika malam hari, sehingga ketika pagi hari tubuh memerlukan asupan makanan kembali untuk mendapatkan energi. Itulah sebabnya mengapa sarapan sangat penting untuk memulai aktivitas baik aktivitas bekerja maupun belajar.

Sarapan Sehat

Sarapan merupakan kegiatan makan dan minum yang dilakukan di pagi hari sebelum Anda melakukan aktivitas sehari-hari. Sarapan yang sehat sebaiknya dilakukan sebelum pukul 9 pagi dan memenuhi 15-30% dari kebutuhan gizi harian. Selain itu, secara sederhana sarapan yang sehat dapat disingkat dengan ABCDE, yaitu:

Aman, bersih dari cemaran
Bergizi seimbang (ada sumber energi, protein, sayur/buah)
Cepat disajikan
Dikonsumsi di pagi hari
Enak

Jika Anda sudah memenuhi ABCDE tersebut maka Anda sudah dikatakan sarapan sehat.

Sarapan menjadi penting dilakukan karena dapat memberikan berbagai manfaat dan menjadi salah satu penentu yang penting dalam hidup sehat.

1. Memberikan Asupan Gizi yang dibutuhkan oleh Tubuh

Carol E. O’Neil dkk. dengan tulisannya yang berjudul The Role of Breakfast in Health : Definition and Criteria for a Quality Breakfast yang di publikasikan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics pada tahun 2014 (Volume 114, Issue 12) bahwa mengonsumsi sarapan setiap hari dapat meningkatkan asupan gizi secara keseluruhan. Seseorang yang rutin sarapan berpeluang lebih besar untuk mendapatkan asupan gizi yang tinggi secara konsisten dari beberapa kandungan gizi seperti kalsium, kalium, serat, asam folat, zat besi, atau vitamin B12. Kandungan gizi tersebut dapat Anda peroleh jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung biji-bijian, terutama mengandung biji-bijian utuh seperti gandum, sorgum, havermut dan lainnya, buah-buahan dan sayuran yang mengandung sumber vitamin dan mineral serta makanan yang mengandung sumber protein seperti ikan, ayam, daging tanpa lemak, dan telur.  Atau anda juga bisa menambahkan susu pada sarapan pagi anda.

2. Meningkatkan Konsentrasi

Makanan yang dimakan pada saat sarapan selain diubah menjadi energi bagi tubuh juga dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah pada sirkulasi darah di otak sehingga dapat berkonsentrasi dengan baik. Hal tersebut sangat penting untuk keberlangsungan aktivitas di pagi hari, terutama pada anak-anak yang aktivitas di sekolahnya digunakan untuk menerima pelajaran dengan baik.

3. Menghindari Risiko Terjadinya Kegemukan

Menurut Affinita, A dkk. 2013. dalam Breakfast: a Multidisciplinary Approach pada Italian Journal of Pediatrics, 39:44 bahwa sarapan dapat membantu mengatur asupan energi seharian karena ketika tubuh sudah diberikan asupan makanan maka cenderung akan membatasi makanan di waktu selanjutnya. Begitupula sebaliknya, seseorang yang biasanya melewatkan sarapan cenderung akan mengonsumsi lebih banyak makanan di waktu berikutnya terutama makanan yang tinggi lemak. Seseorang yang melewatkan sarapan juga cenderung mengonsumsi gula tambahan dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, orang yang melewatkan sarapan lebih besar berisiko terjadinya kegemukan.

Tags : makanmakananSarapan
Mia Muthiasari

The author Mia Muthiasari

Lulusan Gizi - Universitas Indonesia. Content Writer Coordinator di Sadkes.net

Tinggalkan Komentar di sini