Safety

Sambutan Bulan K3 oleh Menteri Ketenagakerjaan RI

Sadkes

Bulan K3 biasanya diperingati sejak tanggal 12 Januari s.d 12 Februari.  Berikut merupakan isi sambutan dari Menteri Ketenagakerjaan RI pada Upacara Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dan Pernyataan dimulainya Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tahun 2018.

Yang saya hormati:

  1. Para Pejabat Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota
  2. Para Pimpinan Asosiasi Pengusaha Tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota
  3. Para Pimpinan Serikat Pekerja/Buruh tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota
  4. Para Pimpinan Perusahaan dan Pekerja di seluruh Indonesia
  5. Para peserta Upacara dan hadiri yang berbahagia.

Assalamu’alaikum Wr.Wb,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Pada hari yang berbahagia ini, marilah kita panjatkan puji syukur kehadiran Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas segala limpahan rahmat dan ridho-Nya, kita masih diberi keselamatan, kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri peringatan Hari K3 Nasional tahun 2018.

Peringkat Hari K3 tahun 2018 ini merupakan tahun keempat bagi bangsa Indonesia yang secara terus menerus berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif dalam mewujudkan “Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020”.  Sedangkan tema pokok Bulan K3 Tahun 2018 adalah “Melalui Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kita Bentuk Bangsa yang Berkarakter”.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Pemerintah saat ini masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur antara lain fasilitas transportasi baik udara, darat maupun laut serta saran-prasarana penunjang lainnya.  Program pembangunan tersebut harus didukung dengan penerapan K3 agar pelaksanaannya tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Sejumlah kasus kecelakaan kerja terjadi belakangan ini seperti kebakaran, runtuhnya konstruksi dan peledakan yang harus menjadi perhatian semua pihak.  Kecelakaan kerja berdampak terhadap kerugian material, korban jiwa, gangguan kesehatan dan mengganggu proses produksi.  Karena itu, perlu dilakukan upaya yang nyata untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja secara maksimal.

Apabila kita perhatikan data dari BPJS Ketenagakerjaan tahun 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus, sedangkan tahun 2016 sejumlah 105.182 kasus, sehingga mengalami penurunan sebanyak 4,6%.  Sedangkan sampai Bulan Agustus tahun 2017 terdapat sebanyak 80.392 kasus.  Salah satu penyebab kecelakaan kerja tersebut adalah belum optimalnya pengawasan dan pelaksanaan K3 serta perilaku K3 di tempat kerja.

Data Kasus Kecelakaan Kerja Per tahun di Indonesia
Data Kasus Kecelakaan Kerja Per tahun di Indonesia

Saudara Saudara sekalian,

Undang Undang No.1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja mengatur pelaksanaan K3 di semua tempat kerja yang bertujuan agar tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja terjamin keselamatannya, peralatan, asset dan sumber produksi dapat dipergunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Selain itu dalam rangka mendorong terlaksananya perlindungan K3 yang efektif dan efisien, meningkatkan pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, maka upaya yang paling tepat adalah menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sebagaimana amanat Pasal 87 Undang undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan telah diatur pula dalam Peraturan Pemerintah No.50 tahun 2012.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Kementerian Ketenagakerjaan sebagai pemegang kebijakan nasional tentang K3, sangat mengharapkan dukungan Pemerintah, Pemerintah Daerah,, lembaga, masyarakat industri untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan K3.

Untuk mendukung upaya pelaksanaan K3 pada tahun 2017 telah dilakukan beberapa hal antara lain:

  • Menyusun dan menyempurnakan peraturan perundang-undangan dan standar di bidang K3;
  • Meningkatkan jumlah pengawas spesialis bidang K3;
  • Meningkatkan peran serta masyarakat melalui lembaga K3 dan pemeduli K3
  • Meningkatkan kesadaran tenaga kerja dan masyarakat melalui peningkatan jumlah personil K3;
  • Meningkatkan perusahaan yang mendapatkan penghargaan K3
  • Peran serta Indonesia dalam forum-forum ASEAN, regional dan internasional bidang K3;
  • Pembentukan Unit Reaksi Cepat Pengawas Ketenagakerjaan.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Selanjutnya, saya sampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terus mengembangkan dan membudayakan K3 sebagai bagian dari kontribusi kita untuk membangun bangsa dan negara.

Demikian sambutan saya dan akhirnya, dengan memohon bimbingan dan perlindungan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,, kiranya peringatan Hari K3 yang dilanjutkan pelaksanaan Bulan K3 Nasional tahun 2018, dapat terselenggara sesuai rencana dan semoga apa yang kita kerjakan berguna bagi nusa dan bangsa.  Dan dengan mengucapkan “Bismillahirrohmannirohim dengan ini Bulan K3 Nasional tahun 2018 secara resmi saya nyatakan DIMULAI:

Dengan harapan kegiatan dalam mengisi Bulan K3 Nasional ini diikuti secara nasional di semua lembaga, institusi, pemerintah daerah, perguruan tinggi dan tempat kerja.

Terima kasih

Wallahul muwafiq illa aqwami thorieq.
Wassalamualaikum wr.wb.
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia,
Hanif Dhakiri

Tags : K3Regulasi K3
Noviaji Joko Priono

The author Noviaji Joko Priono

Alumni kesehatan lingkungan dari Universitas Indonesia. Setelah lulus S1, dia bekerja sebagai seorang HSE di sebuah perusahaan otomotif. Sekarang Joko sedang menempuh studi Magister di Universitas Indonesia pada bidang Keselamatan & Kesehatan Kerja.

1 Comment

Tinggalkan Komentar di sini