close
kesehatan

Kesehatan akan sangat dicari ketika orang-orang sedang merasa sakit.  Untuk itu kali ini kami akan menyampaikan beberapa hal tentang kesehatan dalam artikel ini.

Semakin sedikit makan lemak, semakin baik

Lemak bukanlah musuh bagi tubuh kita. Agar tubuh dapat berkembang, kita memerlukan tiga nutrisi utama yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Lemak dapat meningkatkan kesehatan karena dapat membantu dalam absorpsi vitamin tertentu. Lemak terbagi menjadi 2, yaitu lemak hewani (lemak jenuh) dan lemak nabati (lemak tidak jenuh). Lemak nabati merupakan lemak yang baik untuk tubuh, karena membantu membangun kembali sel-sel dan menghasilkan hormon yang dibutuhkan oleh tubuh dan dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, alpukat, dan susu rendah lemak[2]. Hal yang perlu dilakukan sebenarnya adalah mengonsumsi lemak yang baik untuk tubuh dan menjauhi konsumsi lemak jenuh yang terdapat dalam mentega, daging merah, makanan olahan, dan susu tinggi lemak agar kita dapat meraih kesehatan tersebut.

Minum lebih banyak air menurunkan berat badan

Air sangat penting bagi tubuh kita, akan tetapi apakah dengan meminum lebih banyak air dapat menurunkan berat badan? Jawabannya adalah tidak! Meminum banyak air yang berkalori tinggi seperti soda atau minuman yang mengandung kadar gula yang tinggi tetap tidak akan menurunkan berat badan bahkan dapat memicu meningkatnya berat badan [2]  .

Tidak makan daging dapat menurunkan berat badan dan membuat tubuh sehat

Memakan daging dengan jumlah lemak yang kecil merupakan salah satu makanan yang sehat dan cocok untuk menurunkan berat badan. Meskipun ikan, ayam, babi, daging merah merupakan makanan yang memiliki beberapa kolesterol dan lemak jenuh, makanan ini mengandung nutrisi yang tinggi seperti zat besi, protein, dan zinc yang baik bagi tubuh sehingga disarankan untuk tetap mengonsumsi daging meskipun dalam porsi yang sedikit [1] .

Makanan dan minuman rendah lemak membantu menurunkan berat badan

Ahli nutrisi Lyndel Costain mengatakan, makanan rendah lemak maupun bebas lemak bukan berarti rendah kalori atau bebas kalori. Banyak makanan yang bertuliskan no-fat atau low-fat ternyata menambahkan gula, tepung dan garam untuk menurunkan kadar lemak tetapi tetap saja mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga perlu diamati dengan baik kalori dalam penyajiannya [3]. Gula tambahan dan pengental makanan biasanya ditambahkan untuk meningkatkan rasa dan tekstur makanan. Kandungan gula yang lebih banyak dapat meningkatkan berat badan. Makanan yang diberi label rendah lemak tidak boleh mengandung lebih dari 3g lemak per 100g. Hal yang perlu dilakukan adalah memperhatikan sumber-sumber bahan makanan lain yang dapat mengandung kalori pada makanan rendah lemak.

Tags : Kesehatanmakanan