close
lunch-break-5756a25c2831d

Ada beberapa mitos mengenai jam makan yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang yang ingin melakukan program diet.  Hal ini pun menyebabkan beberapa program dietnya menjadi tidak optimal karena sebenarnya hal tersebut merupakan sebuah mitos yang terus dilakukan.  Bukannya mendapatkan kondisi kesehatan yang lebih baik, justru program ini dapat membahayakan bagi kesehatan pelakunya.  Berikut beberapa mitos mengenai jam makan tersebut :

Tidak sarapan dapat menurunkan berat badan

Pada beberapa metode diet yang ada, seringkali dianjurkan untuk melewati makan pagi. Tidak makan di pagi hari dapat mengakibatkan seseorang merasa sangat lapar dan biasanya akan makan lebih banyak di jam makan selanjutnya. Sebuah studi mengenai hubungan obesitas dan sarapan membuktikan seseorang yang tidak sarapan di pagi hari memiliki tubuh yang lebih berat dibandingkan seseorang yang sarapan di pagi hari[1] . Selain itu, melewati waktu makan dapat menyebabkan tubuh kekurangan kalori yang berfungsi sebagai tenaga sehingga tubuh akan terasa lemas dan produktivitas tubuh akan menurun.

 

Makan di malam hari membuat gendut

Mitos ini beredar karena banyak orang  memakan snacks atau junk food berkalori tinggi pada malam hari sebelum tidur. Konsumsi kalori yang berlebih dapat menambah berat badan. Fakta membuktikan, konsumsi kalori tidak berhubungan dengan waktu makan, makan pada siang maupun malam, kalori tetaplah kalori[2] . Akan tetapi, makan yang banyak pada malam hari tetap tidak dianjurkan karena tubuh kita tidak akan melakukan aktivitas lagi untuk membuang kalori yang sudah dimakan. Hal yang dapat kita simpulkan adalah perhatikanlah jumlah kalori yang dikonsumsi jika ingin makan pada malam hari.

Puasa dapat membantu menurunkan berat badan

Biasanya seseorang yang berpuasa akan makan kalori yang banyak ketika berbuka puasa untuk menggantikan kalori yang dilewatinya sehingga tubuh akan menyerap seluruh kalori yang masuk tersebut ke dalam tubuh. Apabila dibandingkan dengan seseorang yang makan tiga kali sehri dengan kalori yang sedikit, seseorang yang berpuasa lebih banyak kehilangan otot daripada lemak [3] .

Tags : DietJam MakanKesehatanmakan