close
Reproductive Health

4 Hal yang Perlu diketahui Anak tentang Kesehatan Reproduksi

no thumb

Setiap tanggal 20 November setiap tahunnya diberbagai negara diperingat secara universal sebagai Hari Anak Internasional. Peringatan hari anak secara universal ini bertujuan untuk menghormati hak-hak bagi seluruh anak di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Salah satu hak anak adalah mendapat pendidikan, termasuk pendidikan yang berupa informasi kesehatan. Salah satu informasi kesehatan yang dibutuhkan anak-anak adalah pendidikan kesehatan reproduksi. Pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak diberikan sedini mungkin namun disesuaikan dengan tahapan usia dan kebutuhan rasa ingin tahun anak. Secara garis besar, berikut adalah 4 materi atau poin-poin penting yang perlu diketahui oleh anak-anak tentang kesehatan reproduksi :

  1. Memperkenalkan organ-organ reproduksi anak

Cara cukup mudah, misalnya dengan menggunakan boneka ataupun ketika mandi. Perkenalkan anak secara singkat organ-organ tubuh dan reproduksinya, terangkan pula fungsi dan pemeliharaanya agar terhindar dari kuman penyakit.

  1. Mengenalkan perbedaan lawan jenis

Terangkan kepada anak-anak bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan yang memiliki perbedaan jenis kelamin. Hal ini menyebabkan beberapa hal menjadi berbeda, seperti cara buang air kecil, cara berpakaian, dan gaya rambut.

  1. Menghindari Anak dari Kemungkinan Pelecehan Seksual

Sedini mungkin anak perlu ditegaskan bahwa alat tidak boleh dipertontokan secara sembarangan dan tidak boleh disentuh oleh sembarang orang. Tumbuhkan rasa malu kepada anak seperti ketika keluar dari kamar mandi hendaknya mengenakan pakaian atau handuk penutup. Untuk mencegah kejahatan seksual dan pelecehan seksual anak perlu dibekali informasi jika ada yang menyentuh tubuh anak, orang tua perlu mengajarkan kepada anak untuk bekatan “tidak” atau berteriak hal ini mengajarkan anak paling tidak ada keberanian untuk menolak selain itu ajarkan kepada anak-anak untuk segera melaporkan kepada orang tua atau guru di sekolah jika ada seseorang yang menyentuhnya khususnya jika menyentuh bagian mulut, dada, alat kelamin dan juga pantat.

  1. Persiapan Menghadapi Masa Pubertas

Anak-anak yang akan memasuki masa remaja perlu dibekali informasi seiring bertambahnya usia, anak akan mengalami perubahan dan perkembanga. Perubahan jelas terlihat adalah ketika memasuki masa pubertas. Anak perempuan akan mengalami menstruasi/haid, sedangkan anak-anak mengalami mimpi basah. Selain kedua hal tersebut, informasikan pula kepada anak-anak bahwa saat mereka memasuki usia remaja perubahan bentuk tubuh dan kualitas, misalnya bagian dada membesar pada wanita dan suara yang memberat pada seorang pria. Hal yang tak kalah penting ketika sudah menginjak masa pubertas, yang artinya anak akan mengalami perubahan fisik, psikis dan pematangan fungsi seksual ajak anak dapat mengetahui risiko dan tanggung jawab atas pilihan-pilihan dalam hidupnya.

Tags : anakKesehatan reproduksi
Ida Fauziah

The author Ida Fauziah